Sebelumnya Sumbarkita memberitakan dengan judul “Banjir Bandang Landa Padang, 9 Orang Tewas dan 12 Masih Dicari”. Informasi tersebut keliru. Berikut adalah data yang telah diperbarui.
Sumbarkita — Hujan deras yang mengguyur Padang selama beberapa hari terakhir memicu banjir bandang di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, pada Kamis (27/11) pagi. Peristiwa ini menyebabkan 5 orang tewas.
“Hingga siang ini, data sementara ada 5 orang ditemukan meninggal dunia,” kata Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, saat dihubungi Sumbarkita.
Terkait data korban usia dan umur, pihaknya belum bisa memberikan keterangan tersebut.
“Tim sedang fokus upaya penyelamatan korban di lapangan. Informasi selanjutnya akan kita sampaikan lagi,” ujarnya.
Ia mengatakan, sembilan orang tersebut merupakan total keseluruhan korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di Sumbar.
“Sembilan orang itu total keseluruhan korban meninggal akibat bencana di Sumbar. 1 di Pasaman Barat, 3 di Agam, dan 5 di Padang,” ujarnya.
Rekaman visual yang diterima redaksi memperlihatkan material kayu dalam jumlah besar memenuhi badan jalan, sementara arus sungai yang meluap menghantam jembatan di kawasan tersebut. Aliran sungai terlihat meluap di bawah jembatan rangka baja. Arus air berwarna coklat pekat membawa batang kayu besar yang menghantam tiang serta sisi jembatan.













