Sumbarkita – Lima tahun lalu, Wahyu (39) membagikan kopi secara gratis kepada warga yang melintas demi memperkenalkan produk racikannya. Cara sederhana itu kini berbuah manis. UMKM Kopi Lolo yang dirintisnya di Nagari Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, telah berkembang hingga produknya dinikmati pelanggan di Belanda, Singapura, dan Malaysia.
Usaha yang berdiri sejak November 2019 itu juga memberikan dampak bagi petani kopi di daerah setempat. Setiap bulan, Kopi Lolo menyerap sekitar 300 hingga 600 kilogram kopi Arabika dan Robusta dari petani di Nagari Lolo dan Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin.
Wahyu mengatakan, usaha tersebut lahir dari kegelisahannya melihat masyarakat lebih banyak mengonsumsi kopi dari luar daerah. Padahal, Kecamatan Pantai Cermin merupakan salah satu sentra penghasil kopi di Kabupaten Solok.
“Saya memilih nama Kopi Lolo karena ingin memperkenalkan daerah asal kami, Nagari Lolo. Harapannya, ketika orang mendengar Kopi Lolo, mereka langsung teringat bahwa daerah kami juga memiliki kopi berkualitas,” ujar Wahyu kepada Sumbarkita, Jumat (10/7/2026).
Berbekal tabungan pribadi sebesar Rp15 juta, Wahyu memulai usahanya dengan membeli mesin sangrai, mesin penggiling, kemasan, serta bahan baku. Meski tidak memiliki latar belakang sebagai pengolah kopi, ia belajar secara otodidak melalui berbagai video di YouTube. Pengetahuan dasar mengenai proses penyangraian diperolehnya dari sang kakak yang lebih dahulu menjalankan usaha kopi.
“Awalnya saya belajar sendiri dari YouTube. Kakak saya memang lebih dulu berbisnis kopi, tetapi yang saya pelajari darinya hanya cara menyangrai. Selebihnya saya terus mencoba sendiri sampai menemukan proses dan cita rasa yang saya inginkan,” katanya.
Perjalanan membangun usaha tidak berjalan mulus. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah mencari pelanggan karena produk yang dibuatnya belum dikenal masyarakat.
Untuk memperkenalkan produknya, Wahyu membagikan kopi secara cuma-cuma kepada warga yang melintas sambil meminta mereka memberikan penilaian terhadap cita rasa Kopi Lolo.














