Sumbarkita – Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Padang sejak Kamis (1/1/2026) malam hingga Jumat (2/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satu titik terparah berada di Jalan DPR Ujung, Gang Babussalam 6, RT 04 RW 08, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
Di lokasi tersebut, tim BPBD Kota Padang mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir menggunakan perahu karet. Warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman di Masjid Al Manar.
“Evakuasi dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB dan warga dibawa ke lokasi aman,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton.
Proses evakuasi melibatkan unsur TNI/Polri, pihak kecamatan dan kelurahan, Satpol PP, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta masyarakat setempat. Selain itu, sejumlah pejabat daerah juga turut memantau langsung proses evakuasi di lapangan.
Selain Kecamatan Koto Tangah, banjir juga dilaporkan melanda Kelurahan Pasar Lalang dan Belimbing di Kecamatan Kuranji. Hingga berita ini diturunkan, data lengkap wilayah terdampak masih dalam proses pendataan.
Berdasarkan laporan Pusdalops Kota Padang, pertumbuhan awan hujan terpantau sangat masif di wilayah barat Sumatera pada Jumat (2/1/2026). Kondisi tersebut meningkatkan potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan.
Menindaklanjuti situasi itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota Padang untuk kembali siaga menghadapi potensi bencana.
“Data dari Pusdalops menunjukkan pertumbuhan awan hujan sangat tinggi. Potensi hujan lebat diperkirakan terjadi sejak hari ini hingga beberapa hari ke depan. Kita yang belum pulih seratus persen harus kembali siaga bersama,” ujarnya.














