Sumbarkita — Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, pada Senin (16/2/2026) siang memicu peningkatan debit air di kawasan Banda Manggi pada sore hari. Peristiwa ini menyebabkan kurang lebih 40 rumah warga terendam banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman, mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mulai turun sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga menjelang pukul 16.00 WIB.
“Curah hujan tersebut memicu meluapnya saluran drainase dan irigasi di sejumlah titik rendah permukiman warga. Di beberapa lokasi, ketinggian air sempat mencapai 30 hingga 50 sentimeter,” ujarnya.
Ia menyebut, hingga pukul 18.30 WIB sebagian besar air telah surut dan akses jalan utama kembali normal. Emri menegaskan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.
“Tidak ada korban jiwa. Kurang lebih lebih 40 rumah terdampak, namun tidak sampai menyebabkan kerusakan berat,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pembersihan dan normalisasi saluran drainase guna meminimalkan potensi genangan serupa di masa mendatang. Ia mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir sering hujan.
“Kami minta masyarakat tidak panik, tetapi tetap siaga. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, potensi genangan bisa kembali muncul. Segera laporkan ke pemerintah nagari atau BPBD jika ada kondisi yang membahayakan,” ujarnya.













