Sumbarkita – Seorang balita laki-laki berusia dua tahun di Sungai Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur, Jumat (16/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat menduga peristiwa tersebut terjadi akibat kurangnya pengawasan.
Korban berinisial AF ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di dasar sumur sekitar pukul 13.56 WIB, sesaat setelah pelaksanaan ibadah Salat Jumat. Saat ditemukan, korban berada di dalam sumur bersama seekor kucing.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Afrizal, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban ditemukan setelah warga melakukan pencarian secara swadaya karena balita tersebut tidak terlihat berada di sekitar rumah.
“Telah ditemukan seorang anak laki-laki berusia sekitar dua tahun di dalam sumur bersama seekor kucing. Anak tersebut ditemukan pada pukul 13.56 WIB,” ujar Afrizal saat dikonfirmasi Sumbarkita, Sabtu (17/1/2026).
Korban sempat dievakuasi oleh warga dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Afrizal menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi ketika sebagian warga tengah melaksanakan Salat Jumat sehingga situasi lingkungan relatif sepi. Kondisi tersebut diduga membuat korban lepas dari pantauan orang tua.
“Kemungkinan karena lolos dari pengawasan orang tua. Kemungkinan besar begitu,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi di lokasi, tidak ditemukan faktor lain yang menyebabkan kejadian tersebut selain minimnya pengawasan terhadap korban.
“Iya, kejadiannya tepat setelah Salat Jumat. Tidak ada penyebab lain,” tutup Afrizal.










