Sementara itu, warga Andiang, Eti mengapresiasi program Bajumpo tersebut karena Bupati bisa mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Ini bisa menjadi bukti kedekatan bupati dan rakyatnya. Semoga kegiatan ini konsisten dilakukan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Bajumpo adalah interaksi ala Bupati Safaruddin dengan warganya, dilakukan tanpa batas dan sekat guna menjemput langsung aspirasi masyarakat di berbagai nagari di Limapuluh Kota serta memastikan setiap pelayananan dasar yang diberikan pemerintah berjalan dengan baik.
Hingga kini, program Bajumpo sudah terselenggara di Banja Loweh, Ampalu, Galugua, dan Koto Tinggi.














