Sumbarkita — Azral Mardin (25), atlet panahan berkuda asal Kecamatan Aur Malintang, Padang Pariaman, meraih Indonesia Rising Stars Award 2026 berkat prestasinya di kancah nasional dan internasional.
Sejak kecil, Azral sudah akrab dengan kuda dan busur. Baginya, panahan berkuda bukan sekadar olahraga, tetapi juga cara mempertahankan sekaligus memperkenalkan budaya Minangkabau di panggung dunia.
“Setiap kali saya menunggang kuda dan melepaskan panah, saya merasa membawa bagian dari budaya Minangkabau ke dunia,” ujar Azral, Minggu (18/1/2026).
Ia mengatakan, perjalanan menuju prestasi internasional tidak mudah. Ia menghadapi keterbatasan fasilitas olahraga, latihan panjang di bawah terik matahari, serta tekanan kompetisi yang berat.
Puncak kariernya dimulai pada 2025 ketika Presiden Republik Indonesia secara resmi melepas Azral di Hambalang untuk berlaga di ajang internasional. Sejak itu, prestasinya terus bertambah: 7 medali emas, 4 medali perak, dan 7 medali perunggu di Kejuaraan Nasional Festival Liga Turanggastra, IHAA World Championship 2025 di Amerika Serikat, serta Asian World Cup Qualifier 2025 di China.
Kesuksesan tersebut membawanya menerima Indonesia Rising Stars Award 2026, penghargaan bagi figur muda inspiratif dengan capaian luar biasa di tingkat nasional dan internasional.
Bagi Azral, setiap panah yang dilepaskan bukan hanya mengenai sasaran, tetapi juga menegaskan bahwa talenta lokal dapat bersinar di dunia. Ia menekankan pentingnya melestarikan budaya melalui olahraga.
“Bagi saya, membanggakan negara dan menjaga budaya berjalan beriringan. Kalau dunia bisa melihat Indonesia kaya budaya dan talenta, itu sudah lebih dari cukup,” ujarnya.
Diketahui, Indonesia Rising Stars Award 2026 digelar di Jakarta Selatan pada 15 Januari 2026. Ajang ini diselenggarakan oleh Sarga Co, perusahaan promotor olahraga berkuda pertama dan satu-satunya di Indonesia.















