Senin, 16 Maret 2026
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Home Kesehatan

Analisis Mengejutkan Corona Lebih Dulu di Los Angeles Sebelum di Wuhan

Hendra Murcy TaniaOleh : Hendra Murcy Tania
Sabtu, 12 September 2020 | 06:38 WIB
in Kesehatan

SUMBARKITA.ID — Sebuah analisis penelitian mengungkap bahwa virus Corona telah lebih dulu muncul di Los Angeles, AS sebelum di Wuhan, China. Analisis ini dilakukan oleh para peneliti dari Universitas California Los Angeles (UCLA) dan Universitas Washington.

Seperti dilansir Los Angeles Times, Jumat (11/9/2020), Penelitian ini dilakukan dengan mencatat kenaikan jumlah pasien yang mencari pengobatan untuk batuk-batuk sejak 22 Desember 2019 dan terus naik hingga akhir Februari.

Para peneliti memperoleh data itu setelah menganalisis catatan medis dari rumah sakit dan klinik-klinik setempat di Los Angeles. Mereka membandingkan data catatan medis periode 1 Desember 2019 hingga 29 Februari 2020 dengan data dari periode yang sama selama lima tahun sebelumnya.

Beberapa dari pasien itu menjalani perawatan di pusat rawat jalan. Sementara yang lain mendatangi unit gawat darurat dan beberapa orang akhirnya dirawat di Pusat Medis Ronald Reagan UCLA dan rumah sakit lainnya yang dikelola UCLA.

BACAJUGA

BPOM Temukan 197 Ribu Tautan Penjualan Obat dan Makanan Ilegal di Marketplace

Cara Scaling Gigi Gratis dengan BPJS Kesehatan: Syarat dan Prosedur Lengkap

Para pejabat pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pertama kali mengakui bahwa Corona mencapai daratan AS pada pertengahan Januari 2020, saat seorang pria di negara bagian Washington yang baru saja berkunjung ke Wuhan dinyatakan positif terinfeksi.

Pada saat itu, menurut para peneliti UCLA dan Universitas Washington dalam kajiannya, para dokter di rumah sakit dan klinik UCLA mungkin telah merawat lusinan pasien Corona tanpa menyadarinya. Hasil kajian ini dipublikasikan pada Journal of Medical Internet Research pada Kamis (10/9) waktu setempat.

Para peneliti tidak melakukan tes diagnostik, sehingga mereka tidak bisa menyatakan dengan pasti kapan dokter pertama kali berhadapan dengan seseorang yang terinfeksi Corona atau disebut juga SARS-CoV-2. Namun jika Corona telah menyebar tanpa terdeteksi sejak Natal 2019, pola kunjungan pasien ke fasilitas-fasilitas medis UCLA terlihat sangat mirip dengan apa yang sebenarnya terjadi.

“Jumlah pasien dengan keluhan dan penyakit pernapasan yang jauh lebih tinggi secara signifikan mulai akhir Desember 2019 dan berlanjut terus hingga Februari 2020, menunjukkan adanya penyebaran SARS-CoV-2 di tengah masyarakat sebelum adanya kesadaran klinis dan kemampuan tes yang mapan,” sebut ketua tim peneliti, Dr Joann Elmore, yang seorang dokter ahli penyakit dalam dan profesor kebijakan dan pengelolaan kesehatan pada UCLA.

Guna mencari pertanda awal pasien Corona, Elmore dan koleganya memeriksa data kunjungan lebih dari 9,5 juta pasien rawat jalan, nyaris 575 ribu kunjungan unit gawat darurat dan nyaris 250 ribu data pasien masuk rumah sakit selama lebih dari 5 tahun terakhir. Catatan medis yang menyebut pasien mengeluhkan batuk-batuk juga disertakan dalam analisis.

Hasilnya menunjukkan total 2.938 pasien mendatangi klinik untuk mengobati batuk-batuk yang dialaminya, dalam kurun waktu 13 minggu antara 1 Desember 2019 hingga 29 Februari 2020. Angka itu sekitar 1.047 pasien lebih banyak jika dibandingkan rata-rata jumlah pasien batuk-batuk pada periode 3 bulan yang sama selama 5 tahun terakhir.

Untuk unit gawat darurat, peneliti mendapati 1.708 pasien batuk-batuk antara Desember 2019 hingga Februari 2020. Angka itu lebih banyak sekitar 514 pasien dibandingkan rata-rata 5 tahun sebelumnya.

Kemudian untuk pencarian data medis, ditemukan ada 1.138 pasien yang dirawat untuk kegagalan pernapasan akut, antara Desember 2019 hingga Februari 2020. Angka ini lebih banyak sekitar 387 pasien dibandingkan rata-rata pasien kegagalan pernapasan akut dalam lima tahun sebelumnya.

“Ada kemungkinan bahwa beberapa kelebihan (kasus atau pasien) ini mewakili penyakit COVID-19 pada awal-awal sebelum pengakuan dan pengujian klinis,” sebut Elmore dan koleganya dalam laporan penelitian mereka.

Dijelaskan juga dalam kajian itu bahwa para pasien batuk mungkin terkena flu musiman biasa, terutama kasus kasus flu memuncak lebih dari biasanya pada musim dingin. Namun, ada kemungkinan bahwa wabah penyakit pernapasan terkait vaping (rokok elektrik) tahun 2019 berkontribusi pada kelebihan-kelebihan tersebut.

Dengan demikian, gagasan bahwa Corona telah beredar di California jauh sebelum 31 Desember, saat Komisi Kesehatan Wuhan pertama kali mengumumkan klaster kasus pneumonia yang tidak bisa dijelaskan, bukannya tidak masuk akal.


TOPIK CoronaLos AngelesWuhan

Baca Juga

Obat Sakit Kepala Ludes Terjual Jelang Pengumuman Rekapitulasi Hasil Pilkada

BPOM Temukan 197 Ribu Tautan Penjualan Obat dan Makanan Ilegal di Marketplace

Sabtu, 07 Maret 2026 | 00:16 WIB
Cara Scaling Gigi Gratis dengan BPJS Kesehatan: Syarat dan Prosedur Lengkap

Cara Scaling Gigi Gratis dengan BPJS Kesehatan: Syarat dan Prosedur Lengkap

Minggu, 16 November 2025 | 00:00 WIB
Sering Dianggap Flu, Kanker Paru Jadi Silent Killer dengan Gejala Ringan yang Kerap Diabaikan

Sering Dianggap Flu, Kanker Paru Jadi Silent Killer dengan Gejala Ringan yang Kerap Diabaikan

Sabtu, 15 November 2025 | 12:00 WIB
Hapus Kelas BPJS Kesehatan. Siapa Paling Banyak Menguras Dana BPJS Kesehatan.Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan Diundur Hingga Awal 2025

Termasuk Masalah Kesuburan, Ini 21 Jenis Penyakit yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan per September 2025

Sabtu, 08 November 2025 | 00:25 WIB
Bukan Perlombaan Sperma, Tapi Seleksi Alami dari Tubuh Perempuan

Bukan Perlombaan Sperma, Tapi Seleksi Alami dari Tubuh Perempuan

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:00 WIB
Keracunan Gas di Kamar Mandi Bisa Bikin Korban Meninggal, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Keracunan Gas di Kamar Mandi Bisa Bikin Korban Meninggal, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat, 10 Oktober 2025 | 18:02 WIB
Leave Comment

#TERPOPULER

  • Pemerintah Nagarinya Minta THR ke Bank, Wali Nagari di Pesisir Selatan Mohon Maaf

    Pemerintah Nagarinya Minta THR ke Bank, Wali Nagari di Pesisir Selatan Mohon Maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Berdarah di Pesisir Selatan, Dua Motor Tabrakan, Satu Korban Tewas 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenalan Lewat Aplikasi, Pria Asal Pasaman Sodomi Anak Bawah Umur di Padang Panjang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Pariaman Rotasi Sejumlah Perwira, Dua Polwan Duduki Jabatan Strategis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bobol Kos Mahasiswa, Pria di Padang Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Korban Banjir dan Longsor di Padang Panjang Terima Bantuan Sembako dari PMI

Korban Banjir dan Longsor di Padang Panjang Terima Bantuan Sembako dari PMI

Senin, 16 Maret 2026 | 01:00 WIB
Perahunya Tabrak Karang, Warga Solok Selatan Hanyut di Sungai Batang Hari

Perahunya Tabrak Karang, Warga Solok Selatan Hanyut di Sungai Batang Hari

Senin, 16 Maret 2026 | 00:24 WIB
Sebuah Warung di Limapuluh Kota Terbakar, Api Muncul dari Loteng

Sebuah Warung di Limapuluh Kota Terbakar, Api Muncul dari Loteng

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:02 WIB
Wali Kota Padang Apresiasi Yayasan Lebah Muda Salurkan 400 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Wali Kota Padang Apresiasi Yayasan Lebah Muda Salurkan 400 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:54 WIB
Hati-hati! Ini 10 Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Sumbar 2026

Hati-hati! Ini 10 Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Sumbar 2026

Minggu, 15 Maret 2026 | 19:17 WIB
Next Post

Setelah UEA, Bahrain Kini Memilih Berdamai dengan Israel

Icon SK White 2__

Informasi

  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis

Alamat

Jl. Jihad Raya No.60, Kubu Dalam Parak Karakah, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat
Phone (0751) 4773713
email:
redaksi@sumbarkita.id

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Icon SK White 2__

Follow Us

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

©2026 sumbarkita.id. All right reserved

Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Zona Sumbar
    • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Limapuluh Kota
    • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
    • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padang
    • Kota Padang Panjang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Solok
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Dharmasraya
  • DPRD Padang
  • DPRD Pasaman Barat
  • DPRD Sumatra Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Info Loker
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • PDAM Payakumbuh
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pilkada
  • PLN
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Sumbar Flashback
  • Tekno
  • Zona Riau
  • Zona Viral

© Copyright 2025Sumbarkita.id