Sumbarkita – Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari mengaku salah menginput data Pemilu 2024 di 2.325 TPS ke dalam Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).
Kesalahan input data dari Formulir C Hasil ke dalam Sirekap terjadi akibat kekeliruan dalam konversi. Tidak hanya pada Pilpres, kesalahan dalam input data juga terjadi pada Pileg.
“Di dalam sistem Sirekap, ditemukan 2.325 TPS yang ditemukan antara konversi hasil penghitungan suaranya dengan formulir yang diunggah berbeda,” katanya yang dikutip pada Jumat, 16 Februari 2024.
Ia mengaku membutuhkan pengawasan dari publik dalam melaksanakan Pemilu 2024 dan segera mengkoreksinya.
“Nanti akan dikoreksi melalui mekanisme rekapitulasi di tingkat kecamatan dan nanti formulir hasil rekapitulasi tingkat kecamatan, formulir D itu juga akan diunggah di dalam Sirekap,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, tidak ada unsur kesengajaan dan niat manipulasi dalam kejadian tersebut.
“Buktinya KPU mengunggah pula foto asli formulir C Hasil plano di Sirekap sebagai perbandingannya,” ujarnya.
Menurutnya, kesalahan-kesalahan yang diketahui publik tersebut merupakan dampak positif atas terbukanya proses hitung Sirekap.














