Sumbarkita — Sekretaris Dinas Kesehatan Limapuluh Kota, Deni Hendra Suryadi, mengatakan air yang keluar dari lubang sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, dinyatakan mengandung bakteri Escherichia coli (E-coli) dan coliform.
Ia menjelaskan, kandungan bakteri tersebut diketahui berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumatera Barat pada Minggu (11/1/2026).
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan kandungan bakteri E. coli dan coliform pada air sinkhole tersebut,” katanya kepada Sumbarkita, Minggu (11/1/2026).
Ia melanjutkan, dengan ditemukannya bakteri tersebut, air dari lubang sinkhole tidak layak untuk dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat.
“Air tersebut tidak boleh langsung dikonsumsi. Jika ingin digunakan, harus melalui proses pengolahan atau dimasak terlebih dahulu,” ujarnya.
Ia melanjutkan, bakteri E. coli dan coliform berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama penyakit yang berkaitan dengan saluran pencernaan.
“Kandungan bakteri E. coli dan coliform dapat menyebabkan penyakit diare serta gangguan saluran cerna lainnya,” katanya.
Seiring dengan hasil pemeriksaan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mempercayai klaim bahwa air dari lubang sinkhole memiliki khasiat tertentu tanpa dasar ilmiah.









