Sabtu, 6 Desember 2025
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Sumbarkita.id
Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Zona Sumbar
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pesona Sumbar
  • Zona Viral
  • Pendidikan
  • Kesehatan
Home Pesona Sumbar

5 Fakta Menarik Kota Sawahlunto, Sering Disebut Eropanya Ranah Minang hingga Pernah Jadi Kota Mati

Oleh : Muhammad Hamdan Nabil
Selasa, 11 Februari 2025 | 10:38 WIB
in Pesona Sumbar
Kota Tambang, Sawahlunto (foto: Ilmu Tambang)

Kota Tambang, Sawahlunto (foto: Ilmu Tambang)


Sumbarkita – Sawahlunto, sebuah kota kecil di Sumatera Barat (Sumbar) yang punya segudang cerita menarik, terutama soal sejarah pertambangan batu bara di Indonesia. Kota ini dulunya adalah pusat industri batu bara di masa kolonial Belanda dan dijuluki sebagai Kota Tambang.

Sempat redup, Kota Sawahlunto bisa bangkit kembali sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dengan pesona yang tak tertandingi. Di balik pesonanya, ada banyak fakta unik yang bikin Sawahlunto semakin menarik buat dieksplorasi. Berikut 5 fakta menarik dari Kota Tambang, Kota Sawahlunto:

1. Eropanya Ranah Minang
Pada masa kolonial, Sawahlunto dijuluki sebagai “Eropanya Ranah Minang,” karena memiliki bangunan-bangunan bergaya arsitektur Eropa klasik yang masih berdiri megah hingga sekarang. Salah satu yang paling ikonik adalah Gedung Pusat Kebudayaan, yang dulunya berfungsi sebagai kantor administrasi tambang.
Keberadaan bangunan-bangunan megah ini membuat Kota Sawahlunto terasa berbeda dibanding kota-kota lain di Sumbar, sehingga tak heran UNESCO menetapkan Kota Sawahlunto sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2019.

2. Kota Tambang Batu bara
Dulu, Sawahlunto dikenal salah satu kota tambang batu bara paling produktif di Indonesia, terutama di masa penjajahan Belanda. Ini bermula ketika beberapa geolog asal Belanda menemukan tambang batu bara ketika melakukan penelitian pada pertengahan abad ke 19.

BACAJUGA

Liburan Akhir Pekan, Puncak Festival Tabuik 2025 di Pantai Gandoriah Pariaman Siap Sambut Pengunjung

Kapan Puncak Acara Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2025? Berikut Rangkaian Lengkapnya

Penemuan inilah yang membuat Kota Sawahlunto berkembang pesat sebagai kota tambang sejak akhir abad ke 19. Sawahlunto resmi menjadi kota tambang pada tahun 1888 yang diresmikan oleh pemerintah Hindia Belanda, dengan produksi batu bara sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Tapi seiring waktu, industri tambang mulai menurun hingga akhirnya ditutup pada akhir abad ke 20.

3. Asal Usul Nama Sawahlunto
Nama Sawahlunto berasal dari gabungan 2 kata, yaitu sawah dan lunto. ‘Sawah’ merujuk pada lahan pertanian yang dulu banyak ditemukan di daerah ini, sementara ‘Lunto’ diambil dari nama Sungai Batang Lunto yang mengalir di sekitar kota. Sehingga, secara harfiah, Sawahlunto berarti wilayah yang dikelilingi oleh sawah dan sungai. Nama ini juga menggambarkan bagaimana masyarakat setempat dulu sangat bergantung pada pertanian dan air sebelum beralih jadi kota tambang yang berkembang pesat.

4. Sempat Jadi Kota Mati
Saat tambang batu baranya ditutup, Sawahlunto sempat berubah jadi ‘kota mati.’ Banyak penduduk yang sebelumnya bergantung pada tambang terpaksa mencari kehidupan baru di tempat lain. Akibatnya, banyak bangunan di sini yang terbengkalai, menciptakan suasana sepi dan tak terawat.

Tapi, kota ini tidak dibiarkan mati begitu saja. Pemerintah setempat terus berusaha menghidupkan kembali kota ini dengan memanfaatkan warisan sejarahnya. Bangunan-bangunan peninggalan Belanda dipugar dan dialihfungsikan sebagai destinasi wisata sejarah. Lambat laun, Sawahlunto kembali hidup, bukan sebagai kota tambang, tapi sebagai destinasi wisata sejarah yang mempesona.

5. Peninggalan Sejarah yang Masih Terjaga
Salah satu alasan kenapa Sawahlunto begitu istimewa adalah karena banyaknya peninggalan sejarah yang masih terjaga dengan baik sampai sekarang. Tidak hanya bangunan bergaya Eropa, ada juga berbagai situs bersejarah yang kini dijadikan destinasi wisata.

Beberapa tempat yang wajib untuk dikunjungi adalah Lubang Mbah Suro, sebuah terowongan bawah tanah bekas tambang batubara, Stasiun Kereta Api Sawahlunto, dan Museum Goedang Ransum yang dulunya merupakan dapur umum bagi pekerja tambang.

Itulah dia 5 fakta menarik mengenai Kota Tambang, Sawahlunto. Kota ini tidak hanya sekedar bekas tambang batu bara, tapi juga saksi bisu perjalanan panjang industri, budaya, dan sejarah di Indonesia.


TOPIK Batu BaraKota SawahluntoKota TambangWisata Sumbar

Baca Juga

Akses Masuk Baru ke Pantai Gondoriah Kini Bisa Langsung dari Stasiun Kereta Api Pariaman

Liburan Akhir Pekan, Puncak Festival Tabuik 2025 di Pantai Gandoriah Pariaman Siap Sambut Pengunjung

Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:09 WIB
Inilah Jadwal dan Rangkaian Acara Pesona Hoyak Tabuik 2025 di Pariaman

Kapan Puncak Acara Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2025? Berikut Rangkaian Lengkapnya

Senin, 30 Juni 2025 | 09:51 WIB
Inilah Kisah Bangunan Kantor-kantor Lama di Sumbar yang Penuh Cerita, Dibangun Zaman Penjajahan

Inilah Kisah Bangunan Kantor-kantor Lama di Sumbar yang Penuh Cerita, Dibangun Zaman Penjajahan

Minggu, 13 April 2025 | 16:15 WIB
5 Wisata Dharmasraya dengan Panorama Ala Eropa, Surga Tersembunyi di Sumbar

5 Wisata Dharmasraya dengan Panorama Ala Eropa, Surga Tersembunyi di Sumbar

Minggu, 13 April 2025 | 00:01 WIB
4 Wisata Viral di Solok Selatan, Surganya Alam dan Budaya Minangkabau

4 Wisata Viral di Solok Selatan, Surganya Alam dan Budaya Minangkabau

Jumat, 11 April 2025 | 12:22 WIB
5 Taman Kota di Padang, Tempat Asyik untuk Bersantai Bareng Keluarga

5 Taman Kota di Padang, Tempat Asyik untuk Bersantai Bareng Keluarga

Jumat, 11 April 2025 | 10:07 WIB
Next Post
Pemko Pariaman Catat Realisasi Investasi Tahun 2024 Mencapai Rp50,1 Miliar

Pemko Pariaman Catat Realisasi Investasi Tahun 2024 Mencapai Rp50,1 Miliar

Leave Comment

#TERPOPULER

  • Krisis Air Bersih di Padang, Warga Habiskan hingga Rp100 Ribu Sehari untuk Beli Air

    Krisis Air Bersih di Padang, Warga Habiskan hingga Rp100 Ribu Sehari untuk Beli Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggota DPD RI Asal Sumbar Cerint Iralloza Tasya Dilaporkan ke BK DPD Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbar Berduka, DPRD Bukittinggi Kunker ke Kota Bandung dan Pekanbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemilik Kafe di Padang Serang Petugas dengan Senjata Tajam Saat Penertiban, Operasi Ricuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Penyintas Banjir Bandang di Padang yang Selamatkan Keluarga di Tengah Kepanikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

Sumbar Berduka, Komisi I DPRD Kota Solok Kunker ke Kabupaten Bogor

Sumbar Berduka, Komisi I DPRD Kota Solok Kunker ke Kabupaten Bogor

Sabtu, 06 Desember 2025 | 17:03 WIB
Data Terkini Bencana Sumatera: 1.348 Orang Meninggal dan Hilang, 105 Ribu Rumah Rusak

Data Terkini Bencana Sumatera: 1.348 Orang Meninggal dan Hilang, 105 Ribu Rumah Rusak

Sabtu, 06 Desember 2025 | 15:21 WIB
Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100% Pascabencana

Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100% Pascabencana

Sabtu, 06 Desember 2025 | 15:11 WIB
Pengungsi Padang Panjang Mulai Tempati Rusunawa dan Kontrakan

Pengungsi Padang Panjang Mulai Tempati Rusunawa dan Kontrakan

Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:59 WIB
Anggota DPD RI Asal Sumbar Cerint Iralloza Tasya Dilaporkan ke BK DPD Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Anggota DPD RI Asal Sumbar Cerint Iralloza Tasya Dilaporkan ke BK DPD Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:27 WIB
Icon SK White 2__

Informasi

  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis

Alamat

Jl. Jihad Raya No.60, Kubu Dalam Parak Karakah, Kec. Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat
Phone (0751) 4773713
email:
redaksi@sumbarkita.id

©2025 sumbarkita.id. All right reserved

Icon SK White 2__

Follow Us

Berita

  • Zona Sumbar
  • Zona Viral
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pendidikan
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi & Bisnis
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy

©2025 sumbarkita.id. All right reserved

Tidak Ada
Lihat Semua Hasil
  • Zona Sumbar
    • Kabupaten Dharmasraya
    • Kabupaten Limapuluh Kota
    • Kabupaten Padang Pariaman
    • Kabupaten Pasaman Barat
    • Kabupaten Pesisir Selatan
    • Kabupaten Sijunjung
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Solok Selatan
    • Kota Bukittinggi
    • Kota Padang
    • Kota Padang Panjang
    • Kota Pariaman
    • Kota Payakumbuh
    • Kota Solok
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Dharmasraya
  • DPRD Padang
  • DPRD Pasaman Barat
  • DPRD Sumatra Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Info Loker
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • PDAM Payakumbuh
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pesona Sumbar
  • Pilkada
  • PLN
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Sumbar Flashback
  • Tekno
  • Zona Riau
  • Zona Viral

© Copyright 2025Sumbarkita.id