Sumbarkita — Objek Wisata Lembah Batang Mangkisi Park di Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, ditutup sementara sejak Minggu (8/2/2026) hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan menyusul peristiwa meninggalnya dua anak akibat tenggelam di kolam pemandian objek wisata tersebut.
Wali Nagari Balai Panjang, Idris, mengatakan penutupan sementara dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pihak pengelola nagari setelah terjadinya musibah di lokasi wisata. Penutupan juga dilakukan untuk proses penyelidikan pihak kepolisian.
“Kedua korban diketahui tenggelam di kolam dengan kedalaman sekitar 1,4 meter. Peristiwa ini adalah musibah yang tidak dapat dipungkiri dan tidak dapat diketahui. Ini adalah kejadian yang tidak kita inginkan,” kata Idris kepada Sumbarkita.
Idris menjelaskan, korban dan keluarganya berada di lokasi objek wisata sejak Sabtu (7/2/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB untuk liburan. Saat itu, keluarga korban masuk ke area wisata tanpa menggunakan karcis. Meski demikian, pihak pengelola tidak melarang mereka memanfaatkan fasilitas yang tersedia, seperti gazebo untuk beristirahat maupun berkemah di area pemandian.
Pada keesokan harinya, Minggu (8/2/2026) pagi, lanjut Idris, para orang tua korban baru menyadari anak-anak mereka tidak berada di tempat tidur. Tanpa sepengetahuan orang tua, kedua anak tersebut diketahui telah lebih dahulu pergi ke kolam pemandian untuk mandi.
“Anak-anak yang mandi di kolam itu tidak bisa berenang dan berada di kolam tanpa pengawasan orang tua. Padahal sebelumnya kami sudah mengingatkan agar orang tua selalu memperhatikan dan mengawasi anak-anak saat berada di kolam,” ujarnya.
Idris menyebutkan, dalam peristiwa tersebut pihak keluarga korban mengakui adanya kelalaian dalam mengawasi anak-anak selama berada di kawasan wisata. Atas kejadian itu, pihak nagari dan keluarga korban sepakat untuk saling memaafkan.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak nagari turut bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan telah mendatangi rumah duka sebagai bentuk belasungkawa kepada keluarga korban.














