SUMBARKITA.ID — Sebanyak 19.396 petani di Kabupaten Agam telah memiliki kartu tani sejak dua tahun terakhir.
Demikian disampaikan Kasi Pupuk Pestisida dan Alsintan Dinas Pertanian Agam , Yefnidawati Disebutkan, kartu tani itu sudah dibagikan sejak 2019 dan petani yang memperoleh kartu tersebut harus tergabung dalam kelompok tani, serta terdaftar di sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).
Menurutnya, hingga akhir 2020 petani yang terdaftar di e-RDKK sebanyak 27.883 orang. Rinciannya 19.396 petani telah memperoleh kartu dan 8.487 orang lainnya masih belum memiliki kartu.
“Meski telah dibagikan sejak 2019, tapi untuk entri data di e-RDKK telah dilaksanakan sejak 2016,” ungkap Yefnidawati.
Dijelaskan lebih lanjut, pemerintah bekerjasama dengan Bank Mandiri untuk mencetak kartu tani. Kemudian kartu yang dicetak diserahkan ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) atau kantor nagari untuk didistribusikan ke petani.
Menurutnya, kartu tani bisa digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi.
“Langkah ini efektif dalam menyalurkan pupuk subsidi agar tepat sasaran,” sambungnya. (af/sk)










