Sumbarkita – Pencarian terhadap dua siswa sekolah dasar (SD) yang tenggelam di kawasan Pantai Ulak Karang, Kota Padang, hingga hari kelima pada Rabu (22/4/2026) sore, masih belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan kedua korban diketahui siswa SDN 06 Lapai bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Gunung Pangilun, Padang.
Ia menjelaskan, operasi pencarian pada hari kelima dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU). Area pencarian mencakup perairan seluas sekitar 24 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian perkara (LKP), dengan penyisiran di sejumlah titik koordinat berdasarkan perhitungan arus dan kondisi lapangan.
“Seluruh rangkaian pencarian telah dilaksanakan sesuai rencana operasi hari kelima, namun korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok pukul 07.30 WIB,” ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi Sumbarkita.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan berbagai peralatan, seperti perahu karet (LCR), kendaraan operasional, peralatan SAR air, peralatan medis, serta perangkat komunikasi. Sebanyak 107 personel gabungan turut dilibatkan.
Tim gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, Polri, TNI, Damkar, Satpol PP, PMI, pihak kecamatan dan kelurahan, KSB, KPB, relawan Rumah Zakat, relawan kebencanaan, nelayan, hingga masyarakat setempat.
Pada hari kelima pencarian, pihak keluarga korban juga mengajukan permintaan agar dilakukan penyelaman di beberapa titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam. Namun, permintaan tersebut tidak disarankan oleh tim SAR karena dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan petugas.
“Penyelaman di bawah air dekat lokasi tenggelamnya korban berisiko, mengingat kondisi topografi dasar laut yang belum diketahui secara pasti,” katanya.












